Yang menceritakan tentang kehidupan seorang pria asal Indonesia. Pria itu bernama Fahri Abdullah. Ia adalah dosen di Universitas Edinburgh dan sekaligus pemilik minimarket Agnina dan AFO boutique.
Pada ide-ide liar yang berserakan dalam kepala, aku memutuskan utnuk memilihmu sebagai diksi uatam. Yang didalamnya, aku hidup dan merasa dihidupkan, meski sebenarnya tidak demikian. Namamu masih hidup dalam tiap degup. Nyawamu melekat dalam tiap pekat. Meski dengan sepengga; hadirmu, yang ada tetapi tiada. Ya, itulah kamu. Sebuah buku dari Madah Renjana, beragam cerita tentang bagaimana setiap…
Antologi ini adalah kumpulan cerita pendek atau cerpen yang berisi sebelas cerita pendek, Lestari nama itulah biasa dipanggil di lingkungan madrasahnya. Pemilik nama lengkap Widodo Lestari, S.Pd. adalah salah satu guru Bahasa Indonesia di MAN 4 Bantul, lulusan IKIP Muhammadiyah Yogyakarta, atau yang sekarang bernama Universitas Ahmad Dahlan atau yang biasa disingkat dengan Univ. UAD Yogya ini. …
Kreasi dan rasa seorang guru sangat diperlukan ketika menyampaikan materi pembelajaran. Kelas bagi seorang guru bukan sekedar bilik mati yang terdiri dari meja, kursi, papan tulis, namun adalah wujud kebebasan. Kebebasan mengekspresikaan berbagai berbagai endapan pengalaman mencari ilmu lewat buku, diskusi, penelusuran, interaksi, dana ragam kreatif lainnya. Otak-atik dan coba salah dalam mener…
Sebuah ruangan kecil berdinding putih, menjadi saksi atas tawa, canda, umpatan, dan sesuatu yang bernama singgah. Tak ada yang menetap, pun tak ada yang tinggal. Perjalanan ribuan mil masih menanti, Dengan jalan yang berbeda, dengan tujuan yang berbeda. Tapi yang pasti, terimakasih telah menjadi tempat singgah yang terbaik. Tak akan pernah terlupa bagaimana berisiknya sebuah ruangan kecil yang …
#Puisipagi 2 adalah antologi lanjutan perjalanan tepian hati selama menyusun tugas akhir, ditulis setiap pagi sebagai pemicu inspirasi menulis karya ilmiah yang sedang disusun, gejolak pikiran dan hati terekam didalamnya. #Puisipagi 2 berisi 70 puisi dimana pembaca boleh menafsirkan apa saja sesuai keadaan hatinya.
#diRumahAja"yang penulis jadikan judul buku ini merupakan salah satu judul puisi di antara 40 judul puisi yang dapat pembaca nikmati. "#diRumahAja" dirasa cukup mewakili isi buku yang lahir di masa pandemi virus corona (covid-19) dan suasana bulan Ramadan yang tak biasa, dimana kita harus menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya #dirumahaja.